6 Kecanggihan Teknologi Baru Mobil di Area Beyond Mobility GIIAS 2018


Jakarta (DP) – Gaikindo International Auto Show (GIIAS) 2018, digelar untuk keempat kalinya tahun ini, mulai 2 hingga 12 Agustus 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan. Ajang pameran otomotif akbar ini mengusung tema “Beyond Mobility”.

Apa sih makna tema tersebut? Intinya, GIIAS 2018 menghadirkan kendaraan konsep dengan teknologi terbaru dari berbagai produsen otomotif. Di Beyond Mobility Area pengunjung bisa menyimak sekaligus menyaksikan langsung inovasi teknologi terbaru mobil modern mutakhir. “GIIAS menjadi tempat mensosialisasikan berbagai informasi dari para pelaku industri otomotif Indonesia, termasuk teknologi canggih terbarunya,” kata Ketua Umum GAIKINDO, Yohanes Nangoi.

Informasi tentang berbagai teknologi ini dikemas dengan menarik dan dilengkapi dengan berbagai alat peraga. Bahkan mobil yang mengusung teknologi canggih ini dapat ditemukan di Beyond Mobility Zone yang terletak di loading dock, 8, 9, 10, ICE, BSD, Tangerang.

Beberapa teknologi yang dipamerkan sebagian adalah teknologi yang mempermudah dan membuat pengemudi serta penumpang menjadi lebih aman dan nyaman dalam mengendarai kendaraannya. Utamanya saat kondisi lalu lintas macet. Dan inilah 6 di antaranya:

Baca juga:  Contek Jeep Wrangler, Mahindra Roxor Dihalangi Masuk AS

Smart City Brake Support

Saat lalu lintas macet amat merepotkan. Kadang jarak antara mobil dengan mobil lainnya sangat berdekatan. Tak jarang mobil menubruk mobil di depan karena lupa mengerem. Dengan teknologi Smart City Brake Support,memungkinkan mobil menerapkan rem secara otomatis saat macet tersebut. Apabila sensor menganggap mobil sudah terlalu dekat dengan mobil di depannya dan pengemudi tidak menginjak pedal rem, dia akan berhenti otomatis.

Blindspot Monitoring

Selanjutnya ada eknologi blindspot monitoring. Teknologi ini akan memaksimalkan upaya pengemudi di padatnya lalu lintas untuk berpindah-pindah lajur mencari lajur yang lebih lancar. Teknologi ini membantu pengemudi untuk mengetahui kehadiran kendaraan di titik mati (blind spot). Pengemudi akan diberitahu lewat peringatan yang muncul di bagian pinggir kaca spion samping kiri atau kanan, sesuai dengan keberadaan kendaraan itu di kiri atau kanan.

Teknologi automatic brake hold

Teknologi lain yang juga membantu pengemudi dalam kemacetan adalah automatic brake hold. Teknologi itu memungkinkan pengemudi untuk tidak perlu secara terus-menerus menginjak pedal rem selama mobil berhenti. Dengan automatic brake hold, pengemudi cukup menginjak pedal rem hingga mobil berhenti, setelah itu injakan kaki pada pedal rem dapat dilepaskan. Mobil akan tetap berhenti. Mobil baru berjalan kembali ketika pengemudi menginjak pedal gas.

Baca juga:  Biaya Perawatan Mobil Wuling 'Gak' Bikin Anda Susah

Teknologi ini amat berguna ketika mobil berhenti di jalan menanjak. Pengemudi dapat melepaskan kaki dari pedal rem tanpa perlu khawatir mobil akan mundur. Keadaan yang sama juga berlaku pada saat mobil berhenti jalan menurun. Mobil baru akan berjalan ketika pengemudi menginjak pedal gas. Kekhawatiran yang dialami pengemudi di masa lalu, saat berhenti di jalan yang menanjak sudah berlalu.

Teknologi brake override

Dalam keadaan pengemudi secara tidak sengaja menginjak pedal gas dan pedal rem secara bersamaan, teknologi brake override akan mengambil alih dengan mengaktifkan pedal rem.

Fitur rear cross traffic alert

Memundurkan mobil yang diparkir secara vertikal di jalan yang ramai merupakan tantangan sendiri. Sulit diketahui apakah ada kendaraan yang akan melintas di belakang. Dengan adanya fitur rear cross traffic alert, pengemudi dapat mengetahui apakah ada kendaraan yang akan melintas di belakangnya atau tidak, dan dapat memundurkan mobil yang diparkir vertikal dengan aman.

Baca juga:  Penerapan Ganjil Genap Picu Tren Baru Konsumen Mobil88

Teknologi auto parking car

Dengan adanya teknologi auto parking car atau self-parking car, pengemudi yang merasakan kesulitan ketika akan memarkirkan mobil, baik vertikal maupun horizontal, tidak perlu khawatir lagi karena mobil akan membantu pengemudi memarkirkan mobilnya. Bahkan, dengan teknologi remote parking pilot, mobil dapat memarkirkan dirinya sendiri tanpa kehadiran pengemudi.

Teknologi ini sangat berguna ketika akan memarkir mobil di garasi yang sempit. Jika pengemudi yang memarkirkan mobilnya, ia tidak dapat turun dari mobil karena pintu mobil tidak dapat dibuka. Dalam keadaan seperti itu, pengemudi cukup memposisikan mobil di depan garasi, turun dari mobil, dan menekan tombol remote parking pilot pada remote control. Teknologi akan memarkirkan mobil itu dengan sendiri dengan rapi.

Hanya dua kata, teknologi mobil terbaru amat hebat! Selamat menyaksikan dan menyimak kehebatannya di di GIIAS 2018. [dp/ARH]



WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com