Car For Tree, Cara Toyota ‘Bertatap Muka’ Langsung Dengan Masyarakat


TANGERANG (DP) – Toyota Indonesia memang berkomitmen untuk terus berkembang di segala sektor bisnis dan lingkup kehidupan masyarakat. Tidak hanya dari tiga ‘semangat’ yang makin diperkuat, juga pada kegiatan yang berhubungan dengan kelangsungan hidup di area dimana Toyota beroperasi.

Melalui semangat ‘Toyota Berbagi’, merek pemegang tangga teratas industri otomotif nasional ini juga ingin menciptakan masyarakat dan lingkungan Indonesia yang lebih baik, lewat serangkaian kegiatan kepedulian (CSR).

Salah satunya dituangkan pada program Car for Tree, yang sudah berlangsung selama lebih dari 8 tahun ini. Tak hanya sekedar menanam pohon untuk penghijauan, TAM secara bertahap juga memperluas cakupan program Car for Tree ke seluruh wilayah Indonesia.

Diantaranya melalui pemberdayaan petani, pelestarian terumbu karang dan memfasilitasi pengembangan budaya maritim, serta pembinaan budaya aman berkendaraan sejak usia dini.

“Di bidang lingkungan, TAM melakukan improvement terhadap program Car for Tree agar program ini makin bermanfaat bagi masyarakat luas dan berjalan berkesinambungan,” ujar Vice President Director TAM, Henry Tanoto.

Baca juga:  Mengenal Saroléa Manx7, Motor Listrik Si Jago Balap

Sejauh ini, program Car For Tree baru berjalan di area Jakarta saja, kini TAM berencana ingin memperluasnya di luar Ibu kota. Dalam pelaksanaannya, program tersebut melibatkan seluruh jaringan Toyota, dengan menyisihkan sebagian profit penjualan mobil untuk mendukung program konservasi lingkungan melalu penanaman pohon.

Program ini mulai dijalankan TAM sejak 2010, yaitu membangun Toyota Eco Island di Taman Impian Jaya Ancol. Dilanjutkan program revitalisasi Taman Semanggi Jakarta pada 2014.

Kini, TAM berimprovisasi untuk memperluas cakupan program ke daerah-daerah berdasarkan potensi lokal yang dimiliki dan tantangan lingkungan sesuai daerahnya, serta tidak hanya terfokus kepada penanaman pohon.

“Selain berkomitmen penuh pada pengembangan usaha yang baik dan sehat layaknya sebuah entitas bisnis, TAM juga punya kepedulian dalam perbaikan masyarakat dan lingkungan demi membangun Indonesia yang lebih baik. Yah lewat program inilah sebagai implementasinya,” ujar Lina Agustina, General Manager TAM, dalam acara media gathering CSR Toyota di GIIAS 2018.

Baca juga:  Tiga MPV Toyota Ini Sukses Jelajahi Indonesia-Timor Leste

Peresmian program Toyota Organic Village di Desa Mlaten, Demak, Jawa Tengah, Maret 2017 adalah wujud pertama improvement Car for Tree yang dilakukan di luar Jakarta. Dilanjutkan dengan Pinisi Bagi Negeri di Makassar, Sulawesi Selatan.

Program Pinisi Bagi Negeri dilakukan dengan menanam terumbu karang di sekitar Pulau Samalona. Program ini sekaligus sebagai bagian dari menjaga kebudayaan tradisional masyarakat Bugis-Makassar.

Terakhir adalah proyek revitalisasi Taman Lalu Lintas Bandung, yang bertujuan memberikan edukasi tertib berlalu lintas kepada anak-anak, baik secara experimental learning maupun teori.

Fasilitas yang dibangun seluas 3,5 ha, ini TAM mendonasikan Rp 9,2 miliar. TAM juga membangun berbagai area rekreasi keluarga dan ruang terbuka hijau sebagai paru-paru di tengah kota Bandung.

Sejak diresmikan tahun lalu, jumlah pengunjung meningkat pesat yaitu rata-rata 3.000 orang per hari, dan naik hingga 5.000 orang tiap di akhir pekan. Tahun ini, Toyota berencana akan meluncurkan pengembangan program edukasi bagi anak-anak dan pengunjung Taman Lalu Lintas Bandung. [dp/MTH]

Baca juga:  Dua Generasi Pereli 'Bertempur' di Ajang Merdeka Sprint Rally


WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com